Pages

Apa

Monday, December 17, 2012

Apa yang sudah aku buat selama 30 tahun aku hidup?
Aku rasa tak ada apa yang cukup substantial untuk membuat orang ingatkan aku bila aku tiada nanti.

Melihat orang membantu mereka yang dalam keksusahan beribu batu dari tanah air, aku selalu tertanya, bagaimana mahu jadi seperti mereka? Adakah cita-cita aku terlalu tinggi, dan aku sepatutnya buat yang kecil kecil dahulu? Mungkinkah aku sendiri, apatah lagi orang lain, tidak yakin dengan keupayaan aku yang minima ini?

I want to leave my mark. One day someone will say "Remember Elle? She made a difference." Even if they dont know my name, it's okay. At least I die knowing I helped and healed, saved and nourished.

It's not fame. It's peace of mind.


Lagu pagi Ahad

Not necessarily right

He is so far away, yet this moment it feels like he is just a breath away. Not physically here, but his smile, his words, his actions feel as if he was. They say technology takes away the cravings of long distance hearts. I beg to differ.

Right now, alone with my thoughts, I wonder how it would taste like, to melt in his arms as our desires pool... would reality fuse with fantasy?Would he really become mine, in tune, heart, soul mind and body, rhythmically moving in a sensuous dance of hearbeats as the time speeds past us?

Are you a lefty?

Tweeting nonsense

Sunday, December 09, 2012

Aku tak ada twitter. Sebab pertama, aku tak suka diri aku jadi googleable, dan sebab kedua, aku rasa aku hanya akan penuhkan twitter page aku dengan musings yang bodoh, merepek atau keduanya sekali.

Berapa banyak dari kita yang tengok tweet orang dan rasa "Ape ke bongoknya dia ni? Benda macam ni tak payah masuk tweet lah woi!", tapi bila kita ada tweeter sendiri, sama je hauknya? Come on, jangan deny... aku yang kental gila dekat facebook tu pun minggu lepas dah broke my cardinal rule on writing statuses about the office (dalam kemarahan aku pasal duit yang dicuri orang tu), jadi apa lah sangat nak dibandingkan dengan orang lain kan? Bukan semua orang cukup witty untuk menulis perkara menarik / kelakar / menguji minda dalam 140 karakter pada setiap masa. Aku, lagi la. Blog ni cukup kot jadi bukti yang aku ni, kalau nak cerita satu benda, lapan juta perenggan kena kona baru sampai. Tweeter memanglah bukan platform aku. Lagfpun kalau aku ada tweeter, ada masa ke nak tweet? Hmmm...

Aku rasa, kebanyakan tweet aku mungkin berlaku di waktu-waktu senggang aku, yakni masa dalam komuter dan tren setiap pagi dan malam, waktu berteleku di jamban, waktu tunggu teksi, dan mungkin sebelum aku tidur. Waktu-waktu ini pemikiran eureka memang selalu berlaku, tapi seperti mana manusia averagr lain, eureka aku, jika dipikir lebih dari 1 minit, akan mula menampakkan bocor-bocor yang secara pantas menenggelamkan momen genius aku ke dasar sea of stupid thoughts, menigggalkan buih-buih regret yang tibul do permukaan, mengingatkan aku betapa ceteknya pemikiran aku.

Memang aku bukan material tweeter lah.

Tapi, kalau, kalaulah aku ada tweeter, apa agaknya update-update tak munasabah aku eh?

It's gone. Babi.

Monday, December 03, 2012


Someone broke in my office drawer and took the RM700+ collection money. Turns out some other drawers were opened as well, and a few other people lost stuff, but nothing as valuable. Dah la pintu depan punya security bar rosak, dah dua bulan tapi diorang tak baiki. I believe this is the main reason why this was a disaster waiting to happen.

I'm trying to divert the anger towards myself, scolding myself for leaving the money in the office, but then again the drawer was locked, and before this we never had this problem. Although security did chart the comings and goings at the security post, we had vendors and cleaners and a bunch of casual workrs coming and going, especialy for renovations etc. So see, I'm not to blame. Well, at least, not even 50%. What's the use of giving us keys, if not for safekeeping?

*sigh*

Right now I'm trying to redha with the whole thing, but what can I say, all I want to do is spew a coupla hundred fucks to the perpetraitor and a particular department that's responsible for the door. Fuck, fuck, fuck, fuck, fuck you. There, that's a good start.